<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Continuous Stirred Tank Reactor</title>
	<atom:link href="http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com</link>
	<description>13007095</description>
	<lastBuildDate>Sun, 01 Jan 2012 16:57:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='sanguinispleghmatis.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Continuous Stirred Tank Reactor</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/osd.xml" title="Continuous Stirred Tank Reactor" />
	<atom:link rel='hub' href='http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Pernahkah anda&#8230;</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/09/23/pernahkah-anda/</link>
		<comments>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/09/23/pernahkah-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Sep 2011 19:58:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>13007095</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selintas pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?p=695</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda merasa ketika dunia rasanya ingin menelan anda? Anda begitu kecil. Berusaha untuk melakukan sebuah usaha besar. Yang ternyata, sebenarnya usaha tersebut sangatlah kecil. Hingga akhirnya, dunia yang maharaksasa ini. Menelan anda bulat-bulat. Pernahkah anda merasa ketika apa yang anda inginkan tidak akan pernah bisa diraih walau anda sudah meloncat setinggi mungkin? Anda telah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=695&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah anda merasa ketika dunia rasanya ingin menelan anda?<br />
Anda begitu kecil.<br />
Berusaha untuk melakukan sebuah usaha besar.<br />
Yang ternyata, sebenarnya usaha tersebut sangatlah kecil.<br />
Hingga akhirnya, dunia yang maharaksasa ini.<br />
Menelan anda bulat-bulat.</p>
<p>Pernahkah anda merasa ketika apa yang anda inginkan tidak akan pernah bisa diraih walau anda sudah meloncat setinggi mungkin?<br />
Anda telah berjuang sekuat yang anda bisa.<br />
Mungkin hingga berlumuran keringat, darah, dan air mata.<br />
Melawan semua godaan di dalam akal pikiran untuk menyerah dan menikmati kesengsaraan atas lemahnya tekad anda dalam menggapai sesuatu.<br />
Anda tidak pernah berhenti dan tidak akan peduli dengan segala kritikan tak diinginkan yang dilontarkan orang lain.<br />
Yang anda inginkan hanyalah sekedar kepuasan hati.<br />
Tapi ternyata, memang keinginan anda itu tidak akan pernah bisa anda raih.</p>
<p>Pernahkan anda merasa ketika rasa iri menggelitik tenggorokan anda?<br />
Menyaksikan sesuatu yang bisa didapatkan oleh orang lain, tetapi anda tidak pernah dapatkan.<br />
Mendapatkan ketidakadilan perlakuan oleh manusia, dewi fortuna, ataupun makhluk lain yang ada di dunia ini.<br />
Padahal yang anda inginkan hanyalah setidaknya sekali kesempatan untuk mendapatkan posisi yang sama.<br />
Tapi, memang nyatanya, anda tidak akan pernah mendapatkan perlakuan yang sama.<br />
Karena sebenarnya anda pamrih, dan orang lain bisa melihat kepamrihan dari apa yang anda kerjakan selama ini.</p>
<p>Pernahkan anda merasa ketika emosi melumuri sekujur tubuh anda?<br />
Anda merasa kesal.<br />
Sangat kesal.<br />
Bahkan mengepalkan tangan dan menggeramkan rapat-rapat mulut anda tidaklah cukup untuk mengekspresikan kekesalan anda tersebut.<br />
Ketika anda tidak peduli barang sebeharga apa yang ada di depan anda saat ini, dan anda ingin membantingnya keras-keras.<br />
Ketika meninju dinding sekeras-kerasnya dan menangis sekencang-kencangnya tidak akan cukup untuk mengobati kekesalan anda tersebut.<br />
Dan ketika, konklusi dari kemarahan yang melanda diri anda tersebut membuktikan bahwa tidak ada siapapun yang dapat anda salahkan kecuali diri anda sendiri.</p>
<p>Pernahkah anda merasa ketika semua rasa amarah tersebut telah menumpuk dan ingin meledak, tapi tiba-tiba semuanya itu lenyap begitu saja?<br />
Ketika anda sudah siap untuk menyalahkan orang lain atas segala kekesalan yang anda terima.<br />
Ketika anda sudah siap untuk menyatakan pernyataan perang kepada seribu serdadu di hadapan anda.<br />
Dan tiba-tiba.<br />
Dengan sekejap pikiran.<br />
Anda sudah dapat menerima itu semua.<br />
Anda sudah dapat memaafkan kekesalan itu dengan sendirinya.<br />
Baik yang memang benar adanya kekesalan itu timbul atas kesalahan orang lain, maupun yang memang pada nyatanya anda lah yang menciptakan rasa kesal tersebut.<br />
Berhasil mengalahkan ego, dan melenyapkannya dengan hanya sebuah tiupan angin yang tidak nyata.</p>
<p>Lalu, ketika anda tengah menutup mata anda untuk tertidur.<br />
Sebersit pikiran pun menghantui pikiran anda.<br />
Apakah semuanya itu benar untuk dilakukan?<br />
Untuk merasa pesimis bahwa segala usaha dan perjuangan anda selama ini tidak akan pernah membuahkan hasil apa-apa?<br />
Untuk merasa iri dengan kondisi beruntung yang dialami orang lain, sedangkan anda tidak?<br />
Untuk merasa kesal dengan suatu hal sepele, baik yang dipicu oleh orang lain ataupun diri sendiri?<br />
Untuk mehilangkan semua tumpukan kekesalan itu begitu saja, tidak pernah mengeluarkannya, mengganggap semua kekesalan itu sudah menghilang, tanpa mengetahui bahwa sebenarnya rasa kesal tersebut hanya mengumpat dalam-dalam di pikiran anda, dan menanti saat dipicu kembali untuk membebani kepala anda dalam bentuk rasa kesal yang lebih besar karena belum pernah anda luapkan selama ini?</p>
<p><em>Memang terkadang realita itu kejam.<br />
Tapi, lebih terkadang lagi, diri kita sendiri lah yang lebih kejam pada diri kita sendiri.</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/695/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=695&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/09/23/pernahkah-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/72b33644e050dbac7764737488559ef8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sanguinispleghmatis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rumah</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/07/30/rumah/</link>
		<comments>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/07/30/rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Jul 2011 17:49:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>13007095</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selintas pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?p=691</guid>
		<description><![CDATA[Tempat ini saya sebut &#8220;rumah&#8221;. Karena, di tempat ini lah. Saya belajar merangkak. Saya belajar duduk. Saya belajar jalan. Dan juga saya belajar berlari. Di tempat ini lah, saya jatuh dari sepeda. Di tempat ini juga, saya dicerca maki oleh ibu saya yang khawatir melihat luka di sekujur tubuh saya akibat jatuh dari sepeda tersebut. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=691&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tempat ini saya sebut &#8220;rumah&#8221;.<br />
Karena, di tempat ini lah.<br />
Saya belajar merangkak.<br />
Saya belajar duduk.<br />
Saya belajar jalan.<br />
Dan juga saya belajar berlari.<br />
Di tempat ini lah, saya jatuh dari sepeda.<br />
Di tempat ini juga, saya dicerca maki oleh ibu saya yang khawatir melihat luka di sekujur tubuh saya akibat jatuh dari sepeda tersebut.</p>
<p>Tempat ini saya sebut &#8220;rumah&#8221;.<br />
Karena, di tempat ini lah.<br />
Saya bertemu dengan teman-teman masa kecil saya.<br />
Saya bertemu dengan orang-orang yang menjadi teman saya dalam jangka waktu paling lama dalam hidup saya.<br />
Saya bermain dengan mereka.<br />
Saya tertawa bersama mereka.<br />
Saya kabur dari kejaran orang-orang yang marah akibat ulah iseng kami.<br />
Beberapa kali saya ditipu oleh mereka.<br />
Beberapa kali di antara kami juga ada yang bertengkar.<br />
Dan, yang tidak akan pernah saya lupakan.<br />
Bersama mereka, saya main di lapangan coklat berlumpur di kala hujan.<br />
Berjuang memperebutkan bola yang bergulir ke segala arah.<br />
Dibanjiri keringat yang tertutup oleh hujan yang turun dengan deras.<br />
Yah, teman masa kecil, di mana kelakuan bodoh yang kami lakukan selalu kami anggap keren saat itu.</p>
<p>Tempat ini saya sebut &#8220;rumah&#8221;.<br />
Karena, di tempat ini lah.<br />
Saya bisa kabur dari masalah di kehidupan dewasa saya.<br />
Tempat terakhir yang pasti akan saya tuju ketika saya telah lelah berjalan nanti.<br />
Sebuah tempat paling nyaman untuk saya beristirahat kapan pun dalam kondisi seperti apapun.<br />
Tempat yang sederhana.<br />
Tidak perlu dihiasi oleh lampu-lampu kristal mewah.<br />
Seonggok kasur di pojok kamar.<br />
Nasi, tempe, tahu, dan sambal tertata rapi di atas meja makan.<br />
Diiringi teriakan-teriakan anak kecil yang terkadang menjengkelkan.<br />
Cukup.<br />
Semua kesederhanaan itu telah cukup bagi saya untuk menyebut tempat ini sebagai sebuah rumah.</p>
<p>Tempat ini saya sebut &#8220;rumah&#8221;.<br />
Karena, di tempat ini lah.<br />
Ada orang tua saya.<br />
Ada adik-adik saya.<br />
Ada kakek-nenek saya.<br />
Ada saudara-saudara saya lainnya.<br />
Orang-orang yang berbagi darah dengan saya.<br />
Orang-orang yang menyaksikan saya tumbuh dari semenjak saya dilahirkan oleh ibu saya hingga saya dewasa saat ini.<br />
Orang-orang yang pastinya merupakan orang-orang yang selalu menjadi penyemangat hidup saya sampai saat ini.<br />
Orang-orang yang terus menerus membantu saya dalam kondisi apapun.<br />
Terutama, orang yang merupakan sosok paling pahlawan dalam hidup saya.<br />
Seorang wanita yang terus menerus berjuang membahagiakan saya.<br />
Ya, Ibu saya, Mama, seperti saya biasa memanggilnya.<br />
Orang paling berarti dalam hidup saya.<br />
Dimana dia berada, saya yakin, saya telah pulang ke rumah saat itu juga.</p>
<p>Lalu, ketika.<br />
Saya menoleh ke kiri dan kanan.<br />
Menatap apa yang ada di sekeliling saya.<br />
Bagaimana apabila, saya tersadar bahwa.<br />
Kenangan itu tak ada lagi.<br />
Teman masa kecil saya tak ada lagi.<br />
Kesederhanaan dan kenyamanan itu tak ada lagi.<br />
Keluarga saya tak ada lagi.<br />
Semuanya telah tak ada.<br />
Akankah, tempat ini masih saya sebut sebagai &#8220;rumah&#8221;?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/691/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=691&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/07/30/rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/72b33644e050dbac7764737488559ef8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sanguinispleghmatis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bukan akhir cerita</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/07/26/bukan-akhir-cerita/</link>
		<comments>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/07/26/bukan-akhir-cerita/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jul 2011 01:36:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>13007095</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?p=688</guid>
		<description><![CDATA[Langit di luar Tidak pernah tak bergemuruh Dan ketika Apa yang ada di dalam mercusuar Tak lagi mampu mencegah laknat-laknat itu berbuat rusuh Bumi melonjak Mengikis mentari di balik malam Dan ketika Kelinci datang membawa sebilah kapak Auman serigala terdengar panjang dan tampak suram Siapa saya Pertanyaan utama di panggung sandiwara Dan ketika Telah kosong [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=688&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Langit di luar<br />
Tidak pernah tak bergemuruh<br />
Dan ketika<br />
Apa yang ada di dalam mercusuar<br />
Tak lagi mampu mencegah laknat-laknat itu berbuat rusuh</p>
<p>Bumi melonjak<br />
Mengikis mentari di balik malam<br />
Dan ketika<br />
Kelinci datang membawa sebilah kapak<br />
Auman serigala terdengar panjang dan tampak suram</p>
<p>Siapa saya<br />
Pertanyaan utama di panggung sandiwara<br />
Dan ketika<br />
Telah kosong yang diinginkan oleh sang kaya<br />
Mereka akan terus bertanya siapa yang menjadi juara</p>
<p>Mungkin bodoh<br />
Terlemparlah uang ke dalam sumur<br />
Dan ketika<br />
Angin mencerca saya yang tidak punya roh<br />
Terlihat ringan dan dalam, pijakan kaki yang tak teratur</p>
<p>Tinggalkan si kurcaci<br />
Belajar sendiri cara menggali<br />
Dan ketika<br />
Seribu petir mulai menggelegar tanpa benci<br />
Biarlah, sang pencerita pergi dan tak ada yang tahu akhir cerita yang asli</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/688/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=688&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/07/26/bukan-akhir-cerita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/72b33644e050dbac7764737488559ef8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sanguinispleghmatis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Di saat saya berumur 20 tahun, 3 bulan, dan 10 hari</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/05/29/di-saat-saya-berumur-20-tahun-3-bulan-dan-10-hari/</link>
		<comments>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/05/29/di-saat-saya-berumur-20-tahun-3-bulan-dan-10-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 May 2011 20:55:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>13007095</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?p=683</guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya saya tidak tahu ingin menulis apa. Karena sudah lama saya tidak merasa ingin menulis blog lagi. Apabila diperhatikan, semenjak saya mulai memainkan game online, saya menjadi tidak berminat lagi untuk menulis blog. Tapi, tentu saja itu bukanlah alasan utama. Mengapa saya sudah lama sekali tidak menulis blog? 1. Alasan pertama sudah pasti dan sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=683&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebenarnya saya tidak tahu ingin menulis apa.<br />
Karena sudah lama saya tidak merasa ingin menulis blog lagi.<br />
Apabila diperhatikan, semenjak saya mulai memainkan game online, saya menjadi tidak berminat lagi untuk menulis blog.<br />
Tapi, tentu saja itu bukanlah alasan utama.</p>
<p>Mengapa saya sudah lama sekali tidak menulis blog?</p>
<p>1. Alasan pertama sudah pasti dan sudah tentu. Saya kemarin baru saja melewati semester terakhir saya di ITB. Semester 8. Dan tentu saja, saya selama satu semester tersebut disibukkan oleh Tugas-Tugas Akhir saya. Jadi, saya tidak memiliki perhatian lebih untuk menulis blog terlebih dahulu.</p>
<p>2. Game online. Tentu saja. Ini alasan kedua terbesar saya tidak menulis blog. Game Grand Fantasia Online (GFO) terlalu menarik perhatian saya. Jadi, apabila saya sedang memiliki waktu luang dari tugas akhir saya, saya akan melarikan diri saya sendiri ke game tersebut. Karena game tersebut sangat berhasil menghilangkan stress saya sesaat.</p>
<p>3. Saya berhenti mendengarkan lagu-lagu yang bersifat negatif. Saya lebih memilih untuk mendengarkan lagu-lagu yang liriknya positif, mengandung semangat dan keoptimisan. Dengan mendengar lagu-lagu bertipe seperti itu, entah kenapa selalu memberikan mood yang bagus untuk diri saya sendiri.</p>
<p>4. Mungkin saya sudah semakin dewasa. Yah, saya sudah tidak mau lagi mengeluh tentang apapun yang terjadi pada kehidupan dan diri saya sendiri. Apabila kemarin-kemarin saya masih sering mengutuk hidup dan diri saya sendiri, sekarang sudah tidak lagi. Lebih tepatnya, saya sudah tidak mau lagi. Saya sudah lelah melakukan hal tidak berguna seperti itu. Saya meratapi seperti apapun, saya tidak akan mendapatkan keuntungan apa-apa. Oleh karena itu, dibandingkan hanya berpikiran negatif dan mengutuk kehidupan, mulai sekarang saya lebih memilih untuk berpikir positif dan terus optimis. Saya ingin hidup, karena sebenarnya lebih banyak hal menyenangkan di dunia ini dibandingkan hal-hal yang tidak menyenangkan. Hanya saja, kita lebih sering melihat bola-bola masalah besar yang sedang menutup mata kita. Kita tidak pernah mengintip celah-celah di antara bola tersebut dan melihat pemandangan luar biasa di luar sana. Oleh karena itu, saya menjadi sangat bersemangat akhir-akhir ini. Dengan berpikir positif, saya merasa pekerjaan yang saya lakukan banyak yang cepat selesai. Efisiensi kerja saya menjadi lebih tinggi. Dan saya menjadi bersemangat tiap hari. Okeh, mungkin sekali dua kali saya masih merasa emosi atau kesal, tapi itu wajar. Yang penting adalah tidak berlarut-larut sampai bahkan mengutuk hidup ini.</p>
<p>Hahahaha.<br />
Saya tidak mengerti pula apa juntrungan postingan saya kali ini.<br />
Hanya saja, saya ingin berbagi poin penting.<br />
Terutama pada poin keempat.<br />
Yah, hidup terlalu berharga untuk disia-siakan.<br />
Memang benar di dalam hidup banyak masalah.<br />
Tetapi, menurut saya, semakin banyak saya bertahan dari suatu masalah, semakin berharga hidup saya untuk dibuang.<br />
Ikhlas, sabar, dan berpikir positif+optimis adalah apa yang ingin saya lakukan tiap hari.<br />
Okeh, saya memang telah mencapai salah satu &#8220;turn back point&#8221; di dalam hidup saya.<br />
Dan semoga saya bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi.<br />
AMIN.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/683/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=683&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/05/29/di-saat-saya-berumur-20-tahun-3-bulan-dan-10-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/72b33644e050dbac7764737488559ef8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sanguinispleghmatis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Abu-abu</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/04/06/abu-abu/</link>
		<comments>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/04/06/abu-abu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Apr 2011 18:56:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>13007095</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tentang saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?p=677</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini, saya sedang berada dalam sisi abu-abu saya. Tidak hitam, tidak pula putih. Dan justru, biasanya, di saat tengah seperti ini lah. Saya mulai berpikir. Hal-hal sepele yang terkadang tidak mudah untuk dijawab. Seperti, manusia seperti apakah saya ini? Saya tidak memutuskan bahwa saya ini orang baik. Tapi, saya bukan orang jahat pula. Saya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=677&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini, saya sedang berada dalam sisi abu-abu saya.<br />
Tidak hitam, tidak pula putih.<br />
Dan justru, biasanya, di saat tengah seperti ini lah.<br />
Saya mulai berpikir.<br />
Hal-hal sepele yang terkadang tidak mudah untuk dijawab.<br />
Seperti, manusia seperti apakah saya ini?</p>
<p>Saya tidak memutuskan bahwa saya ini orang baik.<br />
Tapi, saya bukan orang jahat pula.<br />
Saya terkadang bingung, untuk apa pula saya masih menginjakkan kaki saya di muka bumi sampai saat ini?<br />
Terkadang, langkah saya pun rapuh.<br />
Tapi, nyatanya, saya sampai saat ini masih hidup.<br />
Penyakit sesakit apapun berhasil saya lewati.<br />
Cobaan seperti apapun berhasil saya tahan.<br />
Dinding setebal apapun berhasil saya terobos.<br />
Yah, tidak selamanya hidup saya kelam.<br />
Malah, saya merasa akhir-akhir ini hidup saya gemilang.</p>
<p>Oleh karena itu, saat ini saya abu-abu.<br />
Saya tidak bisa berkata saat ini saya senang.<br />
Akan tetapi, saya tidak sedih pula.<br />
Netral, tengah, antara, abu-abu.<br />
Sedikit demi sedikit kegelapan yang ada di dalam diri saya mulai terang.<br />
Tapi, yah, ini masih pertanda.<br />
Semoga saja ini terus berlanjut.</p>
<p>Abu-abu.<br />
Warna ini hangat.<br />
Tentram.<br />
Warna yang menyejukkan hati.<br />
Mungkin tidak menurut anda, tetapi iya menurut saya.<br />
Entah kenapa, saya mulai menyukai warna ini.<br />
Karena mencerminkan pihak yang netral.<br />
Bukan elektron, bukan juga proton.</p>
<p>Hidup saya terasa ringan akhir-akhir ini.<br />
Dan saya sangat bersyukur akan hal tersebut.<br />
Saya ingin membuktikan bahwa saya bisa menggapai apa yang saya inginkan.<br />
Saya hanya bisa berdoa, semoga usaha saya ini lancar.<br />
Dan semoga, saya tidak lepas kontrol lagi.<br />
Kalaupun ternyata di akhir nanti ternyata saya salah atau gagal, saya ingin terus bertahan.<br />
Tidak menyalahkan orang lain, ataupun diri sendiri.<br />
Karena hidup hanya satu kali.<br />
Saya ingin menghargainya.<br />
Dengan penuh kehangatan.<br />
Seperti warna abu-abu.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/677/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=677&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/04/06/abu-abu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/72b33644e050dbac7764737488559ef8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sanguinispleghmatis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MONKEY MAJIK &#8211; Wanderer</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/03/16/monkey-majik-wanderer/</link>
		<comments>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/03/16/monkey-majik-wanderer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Mar 2011 12:18:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>13007095</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lirik lagu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?p=672</guid>
		<description><![CDATA[Sometimes I wish I&#8217;d understand. That I can share with a little bit more of emotion. Nobody knows what kind of man that I am. I don&#8217;t want to give myself away. I carry on another day. There&#8217;s not a whole lot left to say. &#8216;Cause I don&#8217;t know where I&#8217;m going lately. Deep inside [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=672&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>Sometimes I wish I&#8217;d understand.<br />
That I can share with a little bit more of emotion.</p>
<p>Nobody knows what kind of man that I am.<br />
I don&#8217;t want to give myself away.</p>
<p>I carry on another day.<br />
There&#8217;s not a whole lot left to say.<br />
&#8216;Cause I don&#8217;t know where I&#8217;m going lately.<br />
Deep inside I still feel empty.<br />
I don&#8217;t know where I wanna be.<br />
I carry on another day.</p>
<p>Bus stop is just a walk away.<br />
A one way ticket to a place I&#8217;ve never been.<br />
Seven days to change my ways I&#8217;m OK.<br />
Hoping I can heal my pain.</p>
<p>Don&#8217;t know what&#8217;s happening to me.<br />
My whole world turns inside of me.<br />
&#8216;Cause I don&#8217;t know how to find the right way.<br />
Deep inside I still feel empty.<br />
I don&#8217;t know where I want to be.</p>
<p>You can play with my emotions.<br />
But let me be the way I am.<br />
You can&#8217;t play me.<br />
I&#8217;m not used to this insanity.</p>
<p>I carry on another day.</em></p>
<p>One of my new-favorited song from MONKEY MAJIK.<br />
A simple song.<br />
It doesn&#8217;t have a long lyric.<br />
But, I like it so much.<br />
I like the melody of this song.<br />
I like the guitar&#8217;s sound in this song.<br />
And, mostly, I really like with the lyric of this song.<br />
Great salute to MONKEY MAJIK!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/672/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=672&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/03/16/monkey-majik-wanderer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/72b33644e050dbac7764737488559ef8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sanguinispleghmatis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sleep paralysis</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/01/17/sleep-paralysis/</link>
		<comments>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/01/17/sleep-paralysis/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Jan 2011 20:32:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>13007095</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?p=639</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah anda merasa ketika anda baru saja tertidur. Atau, ketika anda baru saja ingin bangun dari tidur. Tiba-tiba, anda sudah merasa diri anda sadar, akan tetapi seluruh anggota tubuh anda tidak dapat digerakkan. Anda juga tidak bisa untuk berbicara ataupun berteriak selama sesaat. Selain itu, terkadang anda juga merasa melihat sesosok bayangan/orang di dekat anda, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=639&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah anda merasa ketika anda baru saja tertidur.<br />
Atau, ketika anda baru saja ingin bangun dari tidur.<br />
Tiba-tiba, anda sudah merasa diri anda sadar, akan tetapi seluruh anggota tubuh anda tidak dapat digerakkan.<br />
Anda juga tidak bisa untuk berbicara ataupun berteriak selama sesaat.<br />
Selain itu, terkadang anda juga merasa melihat sesosok bayangan/orang di dekat anda, atau juga mendengar suara-suara berisik.<br />
Yang cukup mengerikannya pula, kondisi tersebut berlangsung selama beberapa detik sampai dalam hitungan menit.<br />
Dan ketika seluruh tubuh anda sudah dapat digerakkan lagi, anda akan merasa panik dan nafas sangat memburu.</p>
<p>Secara mitos, banyak orang yang menyebutnya dengan istilah &#8220;ketindihan&#8221;.<br />
Karena memang, pada kondisi tersebut, kita merasa tubuh kita tidak dapat digerakkan sama sekali.<br />
Seakan-akan sedang ditindih oleh sesuatu yang tidak dapat kita lihat.<br />
Banyak yang mengaitkan kejadian tersebut dengan makhluk gaib.<br />
Akan tetapi, ilmu pengetahuan yang sudah berkembang saat ini, dapat menjelaskan peristiwa tersebut sebagai suatu gangguan tidur yang disebut dengan istilah: &#8220;Sleep paralysis&#8221;.</p>
<p>Saya termasuk ke dalam salah satu orang yang sering mengalami hal tersebut.<br />
Kejadian yang cukup mengerikan ini mulai saya alami ketika saya berada dalam tingkat SMA.<br />
Bahkan, cukup sering terjadi saat itu.<br />
Dan sekarang, ketika saya berada dalam masa-masa kuliah, kondisi tersebut mulai berkurang jauh frekuensinya.<br />
Akan tetapi, beberapa kali masih sering saya alami.<br />
Halusinasi yang terjadi dalam kasus saya adalah saya selalu mendengar suara-suara berisik atau gaung-gaung yang cukup mengerikan.<br />
Dan, beberapa kali, saya juga sering merasa ada seseorang ada di dekat saya, seakan-akan orang tersebut sedang mengisengi saya.<br />
Apabila dihitung, saya mengalami &#8220;Sleep paralysis&#8221; sebanyak lebih dari 10 kali dalam setahun.<br />
Menurut saya, sebenarnya secara biologis kondisi tersebut tidak berbahaya sama sekali.<br />
Namun, kondisi tersebut sangat tidak bagus untuk kondisi psikis.<br />
Karena apa?<br />
Karena saya sering sekali menjadi tiba-tiba terbangun dengan perasaan panik dan nafas yang sangat memburu.<br />
Dan tentu saja, saya sangat terganggu apabila gangguan tidur tersebut sedang terjadi.</p>
<p>Berikut ini, saya lampirkan dua artikel tentang fenomena &#8220;Sleep paralysis&#8221; ini.<br />
Satu dalam bahasa indonesia, dan satu dalam bahasa inggris.<br />
Semoga dapat bermanfaat bagi anda yang pernah/sering mengalaminya juga seperti saya.</p>
<p>Judul: <strong>‘Ketindihan’ Ketika Tidur : Mitos atau Ilmiah?!</strong><br />
Sumber: http://forum.um.ac.id/index.php?topic=1702.0</p>
<p>“Ketindihan lagi nih kayaknya..” Itulah kalimat yang keluar dari mulutku saat tiba-tiba terbangun dari tidur malam hari ini. Padahal sebelumnya aku hanya berencana istirahat sejenak setelah selesai makan dan berpetualang di dunia ‘virtual’, sebab malamnya aku ingin mengerjakan tugas yang belum selesai. Saat itu mata ini tiba-tiba saja mengantuk, akhirnya ku putuskan segera berpindah ke singasana peristirahatanku. Kalau tidak salah saat itu waktu menunjukkan pukul 9-an malam ketika aku mulai memasuki dunia mimpi. Namun, saat waktu mulai merangkak tengah malam, tiba-tiba antara sadar dan tidak sadar dan antara ada dan tiada, aku mengalami kondisi yang aneh, kurasakan seluruh tubuhku kaku dan tidak bisa digerakkan, terasa ada benda atau sesuatu yang menindihku. Untuk menggerakkan kelopak mata dan satu jari saja rasanya sulit sekali. Rasanya seperti terikat oleh lilitan tali di sekujur tubuhku. Aku mencoba sekuat tenaga untuk bangun, tetapi apa daya aku tidak mampu.</p>
<p>Aku tersadar sepertinya aku mengalami kondisi ‘ketindihan’, akhirnya aku berdoa kepada Tuhan minta diberi kekuatan dan perlindungan dari-NYA. Dan.. akhirnya aku bisa terlepas dari kondisi mengerikan itu, aku bangun dari tidur dengan kondisi tubuh yang berkeringat dan napas yang tersengal-sengal. Sungguh pengalaman bangun tidur yang tidak enak rasamya. Kulihat jam weker ku, ternyata waktu menunjukkan pukul setengah satu lewat dini hari. Aku beranjak dari tempat tidurku mengambil segelas besar air minum untuk mengisi kembali cairan yang hilang dari tubuhku akibat berkeringat. Aku kembali termenung memikirkan kejadian yang kualami ketika tidur tadi. “Sepertinya ketindihan lagi, ya?!” jerit batinku. Aku baru sadar sepertinya aku tidak berdo’a tadi sebelum tidur. Di depan meja belajarku, sambil termenung aku terus memikirkan kejadian itu. Sebab kejadian yang kualami itu sungguh aneh tapi nyata. Adapun keanehan yang kualami saat dalam kondisi yang tidak dapat bergerak itu, aku merasa ada sosok makhluk yang mendekap keras dadaku dengan kedua tangannya, terasa ada hembusan napas yang mengarah ke wajahku, rasanya panas sekali sehingga membuat bagian sekitar wajah dan leherku penuh dengan keringat.</p>
<p>Selain itu, dalam kondisi seperti itu, aku masih sempat mendengar canda ria suara teman-teman di ruang utama wisma tempat tinggalku. Dan, kenyataannya memang begitu, teman-temanku memang sedang menonton film komedi di ruang utama, mereka semua tertawa dan bercanda ria di ruangan itu. Berarti, yang kudengar dan kurasakan itu bukan mimpi, tapi nyata dan aneh adanya. Lantas siapakah sosok yang mendekap dan menindih tubuhku itu sementara aku hanya sendirian di dalam kamarku?! Apakah ini adalah perbuatan usil dari sosok yang tak diketahui jelas definisinya itu, ataukah reaksi itu hanya ilusi dan halusinasi saja bagiku?! Aku tidak mengetahuinya secara pasti. Yang aku tahu bahwa kondisi ’ketindihan’ yang kualami ini memang merupakan salah satu mitos yang beredar di kalangan masyarakat dan sangat erat dikaitkan dengan dunia klenik, gaib, dan dunia mistis lainnya. Namun, sebenarnya aku tidak percaya hal itu, aku selalu berusaha mengaitkan kejadian apapun (termasuk hal ini) secara logika dan ilmiah, sehingga aku tidak men-salah-arti-kan kejadian dengan hal-hal yang dapat merusak citra pikiran dan pem-bodoh-an dari sudut pandang apa pun. Namun, kondisi yang kualami ini nyata adanya, sepertinya aku mulai bingung dan terbius mempercayai bahwa nilai-nilai mitos itu berjalan seimbang dengan logika dan ilmiah melalui kejadian ini.</p>
<p>Nah, Bagaimana dengan anda sendiri?! Pernahkah anda mengalami kondisi “ketindihan” ketika tidur? Pernahkah anda tidur, kemudian anda merasa terjaga dari tidur, namun tidak memiliki kemampuan dan kekuatan untuk bergerak? Itulah yang disebut dengan “Ketindihan” (menurut kebanyakan orang). Ketindihan adalah kata atau istilah yang seringkali diungkapkan untuk menganalogikan suatu keadaan ketidakmampuan bergerak atau ketidakmampuan kontrol terhadap otot-otot tubuh pada saat terjaga (atau merasa terjaga) dari tidur. Kebanyakan orang menghubungkan kejadian tersebut dengan gangguan jin, hantu, setan, atau makhluk dari ‘dimensi’ lain. Namun sebagian lagi hanya menghubungkannya dengan sirkulasi darah yang tidak teratur akibat salah posisi dalam tidur. Bagi para ahli kedokteran dan psikologi, kejadian atau peristiwa ini mereka sebut dengan “Sleep Paralysis“.</p>
<p><em>Apakah Sleep Paralysis Itu?</em></p>
<p>Menurut medis, sleep paralysis alias tidur lumpuh (tubuh tak bisa bergerak atau serasa lumpuh) adalah keadaan yang dialami seseorang ketika akan tidur atau bangun tidur kemudian merasa sesak napas seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak. Gejala yang awam dirasakan oleh orang yang pernah mengalaminya adalah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak. Rasanya ada yang menindih tubuh, tapi tidak bisa berbuat sesuatu untuk minta tolong. Biasanya, akan ada sedikit rasa dingin menjalar dari ujung kaki ke seluruh tubuh. Untuk bisa bangun, satu-satunya cara adalah menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangnya hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali. Keadaan ini dialami hampir setiap orang baik pria maupun wanita. Usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur sleep paralysis ini adalah 14-17 tahun. Sleep paralysis alias tindihan ini memang bisa berlangsung hanya dalam hitungan detik hingga hitungan menit.</p>
<p>Namun hal yang menarik dari mitos ketindihan ini adalah saat ketindihan seseorang sering mengalami halusinasi, seperti melihat sosok atau bayangan hitam di sekitar tempat tidur. Tak heran kemudian fenomena ketindihan ini pun sering dikait-kaitkan dengan hal-hal mistis. Secara singkat, sleep paralysis adalah kelumpuhan sementara yang terjadi sesaat sebelum atau sesudah tidur. Kelumpuhan ini hanya berlangsung beberapa saat, dan bisa segera hilang jika seseorang memanggil nama kita dengan perlahan. Di dunia Barat, fenomena ketindihan ini sering disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan atau halusinasi yang muncul. Sementara di beberapa lukisan abad pertengahan, tindihan digambarkan dengan sosok roh jahat menduduki dada seorang perempuan hingga ia ketakutan dan sulit bernapas [dapat dilihat pada gambar di atas]</p>
<p>“Sleep Paralysis” secara umum memiliki gejala-gejala sebagai berikut :<br />
1. Ketidakmampuan menggerakkan tubuh dan otot saat tidur atau terjaga dari tidur.<br />
2. Kadangkala disertai halusinasi dan kejadian seperti mimpi.<br />
3. Kadangkala terjadi beberapa kali atau berulangkali dalam satu periode tidur.</p>
<p><em>Apakah Penyebab Sleep Paralysis?</em></p>
<p>Penyebabnya cukup banyak. Terkadang otak manusia melakukan kesalahan ini tanpa sebab, sehingga orang-orang sehat pun bisa mengalami kondisi ini. Trauma juga bisa menyebabkan sleep paralysis. Orang-orang Kamboja yang menjadi pengungsi karena perang, tercatat sering mengalami sleep paralysis. Bahkan bisa tiga kali dalam seminggu. “Hantu-hantu” yang mereka lihat juga cukup beragam, dari tengkorak yang mencekik leher, sampai anggota keluarga yang sudah meninggal. Orang-orang yang memiliki gangguan kecemasan, seperti social anxiety juga lebih sering terkena sleep paralysis beserta halusinasi-halusinasinya. Begitu pula orang-orang yang percaya pada tahayul, perklenikan, dan dunia mistis lainnya.</p>
<p>Kurang tidur atau tidur yang tidak teratur juga merupakan salah satu penyebab seseorang mengalami kondisi sleep paralysis. Menurut seorang peneliti dari Universitas Waterloo, Kanada, Al Cheyne, sleep paralysis adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur yang terjadi di tahap rapid eye movement atau REM. Untuk diketahui bersama, berdasarkan gelombang otak, tidur dapat dibagi dalam 4 tahapan yaitu tahap tidur paling ringan (kita masih setengah sadar), tahap tidur yang lebih dalam, tidur paling dalam dan tahap REM. Ketika kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Jadi, dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke tahap REM. Dan ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, ketika itulah sleep paralysis terjadi. Kita merasa sangat sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya ini merupakan ciri khas dari mimpi. Selain itu, sleep paralysis juga bisa disebabkan sesuatu yang tidak dapat dikontrol. Akibatnya, muncul stres dan terbawa ke dalam mimpi. Lingkungan kerja pun ikut berpengaruh. Misalnya, anda bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur, atau sedang dalam masa-masa begadang menyelesaikan tugas kuliah yang banyak. Maka kondisi ini pun pasti dialami jika faktor pemicunya seperti itu.</p>
<p><em>Apakah Sleep Paralysis Berbahaya?</em></p>
<p>Sleep paralysis memang kadang merupakan pengalaman yang sangat menakutkan. Tetapi, sebenarnya fenomena ini tidaklah berbahaya. Ketindihan awalnya seringkali dihubungkan dengan ”narcolepsy”, yakni kondisi neurologik dimana seseorang tidak mampu mengontrol tubuhnya saat tidur dan kadangkala bergerak dengan sendirinya. Akan tetapi kemudian muncul klaim bahwa ketindihan (Sleep Paralysis) juga terjadi pada orang yang tidak memiliki kasus ”narcolepsy”. Walaupun sebagian orang merasa khawatir dan takut saat kejadian, namun menurut para ahli hal ini tidaklah membahayakan.</p>
<p>Penelitian Stanford menunjukkan bahwa :<br />
1. Beberapa orang yang memiilki kebiasaan tidur tidak teratur seringkali mengalami ”Sleep Paralysis”.<br />
2. Sebuah study menunjukkan bahwa 35% orang yang biasa mengalami ”Sleep Paralysis” juga kadangkala mengalami kepanikan saat bangun tidur atau terjaga baik akibat mimpi ataupun kebisingan.<br />
3. 16% orang yang biasa mengalami ”Sleep Paralysis” juga terbukti mudah panik. (walaupun presentasenya tidak cukup kuat untuk dihubungkan)</p>
<p><em>Bagaimana mencegah Sleep Paralysis?</em></p>
<p>Meski biasa terjadi, gangguan tidur ini patut diwaspadai. Pasalnya, sleep paralysis bisa juga merupakan pertanda narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), sleep apnea (mendengkur), kecemasan, atau depresi. Jika anda sering mengalami gangguan tidur ini, sebaiknya buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa minggu. Hal ini akan membantu anda mengetahui penyebabnya. Lalu, atasi dengan menghindari pemicunya. Bila tindihan diakibatkan terlalu lelah, coba lebih banyak beristirahat. Kurang tidur pun tidak boleh dianggap remeh. Jika sudah menimbulkan sleep paralysis, kondisinya berarti sudah berat. Segera evaluasi diri dan cukupi kebutuhan tidur. Usahakan tidur 8-10 jam pada jam yang sama setiap malam. Perlu diketahui juga, sleep paralysis umumnya terjadi pada orang yang tidur dalam posisi telentang (wajah menghadap ke atas dan hampir nyenyak atau dalam keadaan hampir terjaga dari tidur). Itu sebabnya, kita perlu sering mengubah posisi tidur untuk mengurangi risiko terserang gangguan tidur ini. Nah, jika tindihan disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur untuk diperiksa lebih lanjut. Biasanya dokter akan menanyakan kapan tindihan dimulai dan sudah berlangsung berapa lama. Catatan yang telah Anda buat tadi akan sangat membantu ketika memeriksakan diri ke dokter.</p>
<p>Adapun pencegahan secara umum dapat dimulai dengan mengatur pola tidur yang sehat, antara lain :<br />
1. Tidur yang cukup, tidak berlebihan dan kekurangan.<br />
2. Hindari tidur di waktu pagi dan sore.<br />
3. Olahraga teratur (hindari waktu olahraga yang berdekatan dengan waktu tidur)<br />
4. Kurangi stress<br />
5. Tidur dengan waktu yang teratur</p>
<p><em>Mitos Sleep Paralysis Di Berbagai Negara</em></p>
<p>1. Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut the devil riding your back atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.<br />
2. Di budaya China, disebut gui ya shen alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.<br />
3. Di budaya Meksiko, disebut se me subio el muerto dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.<br />
4. Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut pee umm, mengacu pada kejadian di mana seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.<br />
5. Di budaya Islandia, disebut mara. Ini adalah kata kuno bahasa Island. Artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.<br />
6. Di budaya Turki, disebut karabasan, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.<br />
7. Di budaya Jepang, disebut kanashibari, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus.<br />
8. Di budaya Vietnam, disebut ma de yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.<br />
9. Di budaya Hungaria, disebut lidercnyomas dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Kata boszorkany sendiri berarti menekan sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.<br />
10. Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Dan untuk terhindar dari serangan Haddiela, seseorang harus menaruh benda dari perak atau sebuah pisau di bawah bantal saat tidur.<br />
11. Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut Suk Ninmyo. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.</p>
<p>Nah, begitulah kurang lebih penjelasannya. Apakah ada yang masih bingung?! Apakah ada yang masih percaya dengan mitos dan masih berlandaskan pengaruh mitos yang beredar, mengingat kejadian yang pernah dialami serasa nyata. Bagaimana dengan pengalaman anda sendiri yang pernah mengalami kondisi ini?! Jadi, kesimpulannya adalah apakah kondisi ‘ketindihan’ atau sleep paralysis memang mitos yang nyata tapi aneh atau terdefinisi secara logika atau ilmiah sebagai salah satu gangguan dalam tidur, yang disebut dengan sleep paralysis. Nah, silahkan anda menyimpulkan sendiri.</p>
<p>Judul: <strong>Sleep Paralysis: Awake But Still Asleep</strong> oleh Hiro Takahashi<br />
Sumber: http://serendip.brynmawr.edu/exchange/node/1740</p>
<p>A person may wake up and find himself unable to move or speak as if he is frozen. He also may hear footsteps, see a ghost-like creature, or feel someone sitting on his chest. Throughout the history, people considered this phenomenon as work done by evil spirits. However, the modern science can explain the terrifying event as a Sleep Paralysis.</p>
<p>A Sleep Paralysis is possibly a hereditary disorder in which one experiences very frightening seconds or minutes of total body paralysis with little respiration and eye movements. A victim in this state feels awake, but he cannot move or speak. In addition to the immobility, the common symptoms include feeling choked or suffocated, hearing strange noises like footsteps and voices, seeing beings or dark shadows, and feeling an existance of someone in the room. Although these symptoms often direct the victims to believe in ghosts, mistransmission of neural signals in the brain causes Sleep Paralysis. When a person sleeps, his brain sends signals to inhibit any muscle contraction. If he comes into consciousness before the brain sends signals to activate muscle contraction, he cannot move his body, and consequently, become &#8220;paralyzed&#8221;.</p>
<p>In order to understand how a body becomes paralyzed while the person is awake, it is necessary to understand sleep cycles. In a mammalian sleep, the brain activity undergoes two different states called non-REM (NREM) sleep and REM sleep, which differ very much from wakefulness. NREM and REM sleep alternate cyclically through the night; in human, about 80 minutes of NREM sleep starts a night of sleep, about 10 minutes of REM sleep follows, and this 90 minute cycle is repeated about 3 to 6 times during the night. During NREM sleep, a body produces few movement, but the body has capability of tossing about in bed and producing some other motor events, such as sleepwalking and sleeptalking. The cardiac-muscle contraction and breathing occur at a uniform rate, and the eyes move slowly. During REM sleep, on the other hand, heart rate, respiration rate, and blood pressure vary. The eyes move rapidly because most dreaming takes place in this period, and the sleeper probably &#8220;look&#8221; at the moving objects in a dream.</p>
<p>The brain&#8217;s control over muscles during REM sleep points out that in this period, a body is normally in the state of total paralysis, called a &#8220;nonreciprocal flaccid paralysis&#8221;. Probably to prevent a person from &#8220;acting out&#8221; a dream, the brain sends signals to inhibit any muscle contractions. Although some peripheral muscles, such as the muscles of the fingers and face, still twitch, the large skeletal muscles become relaxed, or &#8220;paralyzed&#8221; as a result. Some evidence supports that the motor paralysis of REM sleep protect against the acting out of one&#8217;s dreams. A patient who suffers from rare syndrome called REM Sleep Behavior Disorder lacks the normal nonreciprocal flaccid paralysis, and he acts out violent dreams during REM sleep, often with injurious consequences. For example, a 60-year-old surgeon dreamt that he was attacked &#8220;by criminals, terrorists, and monsters who always tried to kill him&#8221; and fighting against them in the nightmare, he was actually punching and kicking his wife who slept in the same bed.</p>
<p>A nonreciprocal flaccid paralysis during REM sleep is accomplished actively by postsynaptic inhibition of motorneurons. Although the exact process of motor inhibition is not clear, some neurotransmitters and hormones are known to generate the many components of REM sleep. Aministering physostigmine, an inhibitor of the catabolic enzyme, increases the concentration of acetylcholine within the neurons in the pons, making it possible to artificially generate and start REM sleep in the middle of NREM sleep. Carbachol, the cholinergic agonist, produces a period of REM sleep in cat when directly injected into the pontine tegmentum. The hormone melatonin, a &#8220;master hormone&#8221; that mainly controls circadian rhythms, also seems to play an important role in enhancing the REM state; the level of melatonin secretion by the pineal gland reaches its lowest during REM sleep. Such neurotransmitters and hormones probably activate or inhibit the activity of second messengers, which then activate or inhibit the third messengers, and so on till the last messenger inhibit the synaptic transmission or cause hyperpolarization of the motorneurons. And if, for some reason, the nervous or endocrine system continues to release the neural inhibitors, a person may experience Sleep Paralysis as he enters awakefully into or awakens directly from REM period.</p>
<p>While the modern neuroscience can describe the state of Sleep Paralysis as some errors of the neural transmission in the brain during REM sleep, a person who has seen or heard ghost-like figures/voices may easily believe that eveil spirits fully controlled his entire body. However, the images or noises, which the victim believes that he has seen or heard, are most likely hallucinations; and hallucinations, too, can result from the brain activity. In the 1960&#8242;s, the Canadian neurologist W. Penfield introduced that electrical stimulation of the temporal lobe can cause the auditory hallucinations in the wake state. The buzzing or ringing sounds in the ears and other auditory hallucinations are closely associated with the activity of the auditory cortex and involves the temporal lobe. During the early period of sleep paralysis, the activity of the temporal lobe increases significantly, sometimes inducing hallucinatory sense. Similarly, the visual cortex generates internal visual stimuli, causing the victim to &#8220;see&#8221; terrifying figures during the paralysis.</p>
<p>How an episode of Sleep Paralysis induces visual or auditory hallucinations is still not clear, but it seems to have a significant relationship with anxiety. For anxiety is a neurocognitive event closely related to both psychological and physical processes, the extreme anxiety or panic may cause the release of several different signal molecules that trigger all kinds of physical events. A person experiencing Sleep Paralysis feels mortal fear or extreme panic, and hence, the brain generates and releases internal visual or auditory stimuli, producing hallucinations.</p>
<p>Also, hallucinations during Sleep Paralysis may happen, for one keeps dreaming even after some parts of his brain wakes up directly from REM sleep. Since the nervous and endocrine systems continue to release the neural inhibitors which sustain the paralysis, it may be possible that those systems keep releasing the neural activators that stimulate dreaming. Thus, a person continues to &#8220;see&#8221; the images and &#8220;hear&#8221; the noises produced in the dream that he has just had in REM sleep from which he has awaken.</p>
<p>Understanding more neural concepts of Sleep Paralysis, some researchers now hypothesize that a very rare condition called Sudden Unexplained Nocturnal Death Syndrome (SUNDS) may closely relate to Sleep Paralysis. Upon the death, a SUNDS victim produces no body movement even though he experiences a myocardial infarction and strong breathing difficulties and should straggle in agony. The death may be caused by the extreme muscle atonia during Sleep Paralysis, which is so severe that even the cardiac muscles and the diaghragm paralyze.</p>
<p>Until I started researching on this subject, I have believed that the total paralysis of a body is due to an evil taking absolute control over the body. However, the interactions between neurons in the brain can explain this seemingly mysterious phenomenon in a scientific way. Although the explanation is not complete yet, for there are many unclear processes about Sleep Paralysis, the current hypothesis appears to reject the possibility of ghosts on this matter. Of course, it is impossible to completely disprove the existence of &#8220;spirits&#8221;, &#8220;minds&#8221;, or &#8220;God&#8221; affecting one&#8217;s behavior. Nevertheless, like Sleep Paralysis and SUNDS, many or the mysterious conditions and behaviors which are only explained in supernatural terms probably result from brain.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/639/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=639&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2011/01/17/sleep-paralysis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/72b33644e050dbac7764737488559ef8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sanguinispleghmatis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>And, here it comes, Mr. 2011!</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2010/12/31/and-here-it-comes-mr-2011/</link>
		<comments>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2010/12/31/and-here-it-comes-mr-2011/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 16:28:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>13007095</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selintas pikiran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[Okeh. Awalnya, saya merasa malam ini. Malam tahun baru ini. Akan berjalan biasa-biasa saja. Seperti malam-malam sebelumnya. Tidak ada yang spesial. Saya pun hanya merayakannya dengan di depan komputer. Di dalam kamar. Fine. That&#8217;s not something wrong in there. Hanya saja. Itu semua masih anggapan saya. Masih pikiran saya. Masih firasat saya. Kenyataannya. Keadaan tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=555&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Okeh.<br />
Awalnya, saya merasa malam ini.<br />
Malam tahun baru ini.<br />
Akan berjalan biasa-biasa saja.<br />
Seperti malam-malam sebelumnya.<br />
Tidak ada yang spesial.<br />
Saya pun hanya merayakannya dengan di depan komputer.<br />
Di dalam kamar.<br />
Fine.<br />
That&#8217;s not something wrong in there.<br />
Hanya saja.<br />
Itu semua masih anggapan saya.<br />
Masih pikiran saya.<br />
Masih firasat saya.</p>
<p>Kenyataannya.<br />
Keadaan tidak berbeda jauh.<br />
Saya ada di dalam kamar.<br />
Saya ada di depan komputer.<br />
Perasaan saya biasa-biasa saja.<br />
Namun, tiba-tiba.<br />
Saya terpikir:<br />
Kirim SMS ucapan selamat tahun baru buat teman-teman TK07 ah.<br />
Dan, saya pun mulai mengetik SMS.<br />
Tidak perlu menggunakan bahasa-bahasa indah, berat, atau aneh.<br />
Cukup menulis:<br />
Selamat Tahun Baru 2011!!<br />
Tapi, kalimat berikutnya, yang menghancurkan segalanya.</p>
<p>Saya baru ingat.<br />
Tahun 2011 adalah tahun segalanya.<br />
Tahun penentuan.<br />
Bagi kami, TK ITB 2007.<br />
Akhir dari penelitian kami.<br />
Rancang pabrik.<br />
Ujian komprehensif dan persiapannya.<br />
Bikin yearbook.<br />
Bikin video angkatan.<br />
Pengumuman ujian komprehensif.<br />
Lulus.<br />
Wisuda.<br />
Dan setelah itu.<br />
Lepas.<br />
Hilang.<br />
Bebas.<br />
Kami terjun ke dunia yang keras di luar sana.<br />
Dunia kerja, ataupun dunia S2.<br />
Dunia persaingan yang terkadang tidak kenal kawan dan lawan.<br />
Dunia yang tidak memiliki suatu alur yang harus kita ikuti.<br />
Dunia yang menurut saya: &#8220;That&#8217;s not my life&#8221;.</p>
<p>Ada 2 hal yang memberatkan di sini.<br />
Pertama, perpisahan.<br />
2007 lulus.<br />
Itu artinya, kami semua akan pergi menemui jalan kami masing-masing.<br />
Menjemput impian masing-masing.<br />
Dan itu artinya, kami tidak akan bertemu lagi.<br />
Mungkin dalam kurun waktu yang dekat.<br />
Mungkin untuk jangka waktu yang cukup lama.<br />
Mungkin setelah sekian lama sekali kami baru bertemu lagi.<br />
Dan mungkin, saya tidak akan pernah bisa bertemu dengan salah satu keluarga saya di TK ITB 2007 hingga saya meninggal nanti.<br />
Bagus apabila kami berpisah dalam kondisi baik-baik saja.<br />
Bagaimana apabila kami berpisah dalam kondisi masih memiliki suatu masalah?<br />
Lagipula, bukan hanya ke 2007 saja.<br />
Tapi, itu berarti saya harus bersiap-siap untuk berpisah dengan.<br />
Keluarga-keluarga saya di TK ITB 2008, satu angkatan di bawah saya yang saya banyak melibatkan diri dengan mereka.<br />
Keluarga-keluarga saya di TK ITB 2009, terutama anak-anak maganger konservator yang paling dekat dengan saya.<br />
Keluarga-keluarga saya di HIMATEK lainnya.<br />
SEKRE HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK KIMIA ITB yang telah saya diami dan saya urus hingga 3 tahun lamanya.<br />
Gedung Labtek Biru X yang menyimpan banyak kenangan.<br />
Dosen-dosen, terutama dosen-dosen yang pernah membimbing saya.<br />
Petugas TU yang apabila saya sedang bosan saya sering ke sana.<br />
Ruangan SKTK.<br />
Gedung-gedung di ITB yang lainnya.<br />
Tempat-tempat makan di ITB.<br />
Tempat-tempat makan di Bandung yang saya datangi selama ini.<br />
Terutama Batagor Simpang Dago yang selalu setia saya ke sana.<br />
Dan, yang paling terakhir.<br />
Tempat paling berkenang bagi saya.<br />
Yang menjadi saksi bisu suka duka saya dan teman-teman saya selama kuliah di ITB:<br />
RUMAH DAN KAMAR KOSAN SAYA.<br />
Itulah hal pertama yang memberatkan saya.<br />
Perpisahan.<br />
Saya benci perpisahan.<br />
Karena, sebagian besar, perpisahan selalu diisi dengan sesuatu yang menyedihkan.<br />
Walaupun tidak diisi dengan suasana yang sedih.<br />
Pasti tetap ada sesuatu yang mengganjal di hati.<br />
Seperti sebuah pertanyaan kecil dan sederhana yang tiba-tiba muncul:<br />
<em>Kapan saya bisa bertemu lagi dengan orang/barang/tempat yang baru saja saya pisahi tersebut?</em></p>
<p>Hal kedua, yang memberatkan saya adalah.<br />
SAYA BELUM SIAP UNTUK LULUS KULIAH.<br />
Saya merasa saya masih terlalu muda.<br />
Umur 20 pun baru akan saya capai di tahun 2011 ini.<br />
Saya masih belum punya tujuan hidup.<br />
Apa yang ingin saya capai.<br />
Hasrat hidup saya.<br />
Masih belum saya temukan.<br />
Saya masih mentah.<br />
Bahkan sampai saat ini saya masih belum menentukan ingin melanjutkan kerja atau S2.<br />
Bukan karena belum pernah memikirkannya.<br />
Mungkin karena saya menunda-nunda hasil pemikiran tersebut.<br />
Akan tetapi, lebih dikarenakan.<br />
Saya merasa kedua hal tersebut tidak cocok dengan diri saya.<br />
Bekerja.<br />
Di sebuah perusahaan.<br />
Terikat.<br />
Memiliki atasan yang berumur jauh lebih tua dan berpikiran: &#8220;saya pasti lebih benar daripada anda&#8221;.<br />
Jujur saja, saya tidak pernah merasa nyaman berinteraksi dengan orang yang lebih tua.<br />
Saya lebih menyukai berinteraksi dengan yang berumuran sebaya dengan saya.<br />
Hanya saja, memang keuntungannya, saya bisa mendapatkan uang.<br />
Lalu, pilihan yang satunya lagi, S2.<br />
Awalnya saya tertarik.<br />
Tetapi, kemudian, saya baru mengetahui bahwa.<br />
S2 untuk teknik pasti lebih berfokus ke penelitian.<br />
Dan, setelah saya sadari di semester 7 kemarin:<br />
SAYA TIDAK SUKA MELAKUKAN PENELITIAN.<br />
Karena saya merasa tidak cocok.<br />
Lagi-lagi, entah kenapa, saya tidak merasa sreg melakukan sebuah penelitian.<br />
Tidak bisa bebas kemana-mana.<br />
Harus diam saja memandangi atau mengukur sesuatu.<br />
Itu membosankan.</p>
<p>Entahlah.<br />
Oleh karena itu.<br />
Seperti yang telah saya bilang.<br />
Saya masih terlalu muda.<br />
Saya masih manja.<br />
Masih ingin bersenang-senang.<br />
Apabila mengikuti jalur normal, harusnya sekarang saya baru akan memasuki semester 4.<br />
Masih ada dua tahun bagi saya untuk menentukan masa depan saya.<br />
Namun, sekarang kenyataannya, saya harus menentukan masa depan saya secepat mungkin.<br />
Padahal, saya ini tipe orang yang let it flow saja.<br />
Tidak terlalu ingin untuk memikirkan sesuatu ke depan.<br />
Yang toh, hal tersebut tidak pasti.</p>
<p>Dan di detik-detik menuju tahun 2011 ini.<br />
Saya sudah tidak bisa berharap banyak lagi.<br />
Mau saya berteriak sekencang apapun.<br />
Atau, mau saya mengeluh sepanjang apapun.<br />
Tahun 2011 pasti akan datang juga.<br />
Harus saya hadapi.<br />
Dan, yah, mau tidak mau juga.<br />
Saya harus belajar menjadi seorang dewasa secepatnya.<br />
Bukan waktunya lagi saya bersenang-senang.<br />
Jalan ke depan sudah pasti tidak ada yang menyenangkan.<br />
Oleh karena itu.<br />
Harapan saya di tahun 2011 ini adalah:<br />
1. Bisa lulus dari Teknik Kimia ITB di waktu yang tepat<br />
2. Dapat melalui segala perpisahan yang akan terjadi dengan hati besar<br />
3. Secepatnya dapat menentukan ingin melanjutkan kerja atau S2<br />
4. Menjadi orang yang lebih dewasa lagi, dapat berpikir dengan kepala dingin, dan tidak banyak mengeluh.</p>
<p>Okeh, jarang-jarang saya membuat sebuah resolusi.<br />
Dan ternyata di tahun 2011 ini saya membuatnya.<br />
Semoga saja, saya dapat memenuhi harapan-harapan saya tersebut.<br />
AMIN!</p>
<p><em>And, ladies and gentlemen.<br />
Here it comes, Mr. 2011!!</em></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/555/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=555&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2010/12/31/and-here-it-comes-mr-2011/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/72b33644e050dbac7764737488559ef8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sanguinispleghmatis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Saya tidak butuh</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2010/12/24/saya-tidak-butuh/</link>
		<comments>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2010/12/24/saya-tidak-butuh/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Dec 2010 17:31:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>13007095</dc:creator>
				<category><![CDATA[Karya saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?p=546</guid>
		<description><![CDATA[Saya tidak butuh benang emas. Yang dapat membuat baju saudagar raja. Baju berkilau dan megah. Mewah. Mahal. Saya benar-benar tidak butuh lelucon itu. Saya tidak butuh raga raksasa. Yang dapat membuat langkah melampaui gunung. Langkah tegap dan pasti. Besar. Kokoh. Saya benar-benar tidak butuh lelucon itu. Saya tidak butuh cermin dewa. Yang dapat membuat topeng [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=546&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya tidak butuh benang emas.<br />
Yang dapat membuat baju saudagar raja.<br />
Baju berkilau dan megah.<br />
Mewah.<br />
Mahal.<br />
Saya benar-benar tidak butuh lelucon itu.</p>
<p>Saya tidak butuh raga raksasa.<br />
Yang dapat membuat langkah melampaui gunung.<br />
Langkah tegap dan pasti.<br />
Besar.<br />
Kokoh.<br />
Saya benar-benar tidak butuh lelucon itu.</p>
<p>Saya tidak butuh cermin dewa.<br />
Yang dapat membuat topeng si pelukis bintang.<br />
Topeng ilusi yang mempesona.<br />
Tampan.<br />
Elegan.<br />
Saya benar-benar tidak butuh lelucon itu.</p>
<p>Saya tidak butuh hati malaikat.<br />
Yang dapat membuat jiwa suci di pagi hari.<br />
Jiwa yang halus dan lembut.<br />
Mulia.<br />
Dermawan.<br />
Saya benar-benar tidak butuh lelucon itu.</p>
<p>Saya tidak butuh otak brilian.<br />
Yang dapat membuat perhitungan secepat tarikan nafas.<br />
Perhitungan yang tepat dan dalam.<br />
Jenius.<br />
Tajam.<br />
Saya benar-benar tidak butuh lelucon itu.</p>
<p>Saya tidak butuh seribu sekutu.<br />
Yang dapat membuat prajurit pembasmi naga di hari itu.<br />
Prajurit berani dan bertanggung jawab.<br />
Kuat.<br />
Cekatan.<br />
Saya benar-benar tidak butuh lelucon itu.</p>
<p>Saya tidak butuh lawan bertarung.<br />
Yang dapat membuat persaingan takdir menuju akhir.<br />
Persaingan darah dan air mata.<br />
Ketat.<br />
Adil.<br />
Saya benar-benar tidak butuh lelucon itu.</p>
<p>Saya tidak butuh kata-kata sejuk.<br />
Yang dapat membuat hati terangkat tinggi ke udara.<br />
Hati senang dan nyaman.<br />
Bangga.<br />
Tenang.<br />
Saya benar-benar tidak butuh lelucon itu.</p>
<p>Saya tidak butuh semua itu.<br />
Saya tidak butuh semua itu satu per satu.<br />
Lalu, apa yang saya mau?<br />
Saya mau semua itu.<br />
Karena.<br />
Saya EGOIS.<br />
Saya MARUK.<br />
Saya SERAKAH.<br />
Saya TIDAK PEDULI DENGAN ORANG LAIN.<br />
Saya MAU DIHARGAI.<br />
Saya SOMBONG.<br />
Saya IRI, dan.<br />
Saya DENGKI.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/546/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=546&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2010/12/24/saya-tidak-butuh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/72b33644e050dbac7764737488559ef8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sanguinispleghmatis</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Percakapan di tengah malam</title>
		<link>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2010/10/30/percakapan-di-tengah-malam/</link>
		<comments>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2010/10/30/percakapan-di-tengah-malam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 Oct 2010 17:41:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>13007095</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita saya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/?p=523</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum anda membaca semakin ke bawah. Saya memohon kepada anda, TOLONG UNTUK BERPIKIR POSITIF mengenai semua tulisan yang akan anda baca di bawah ini. Saya memohon sekali kedewasaan dari para pembaca sekalian untuk dapat membedakan mana yang baik dan mana yang benar. Dan. Tentu saja. Untuk membedakan mana yang serius dan mana yang hanyalah sebuah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=523&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sebelum anda membaca semakin ke bawah.<br />
Saya memohon kepada anda, <strong>TOLONG UNTUK BERPIKIR POSITIF</strong> mengenai semua tulisan yang akan anda baca di bawah ini.<br />
Saya memohon sekali kedewasaan dari para pembaca sekalian untuk dapat membedakan mana yang baik dan mana yang benar.<br />
Dan.<br />
Tentu saja.<br />
Untuk membedakan mana yang serius dan mana yang hanyalah sebuah lelucon.<br />
Baiklah.<br />
Begini ceritanya.<br />
Jadi, saya sedang membuka option Chat Facebook saya.<br />
Di antara list orang-orang yang sedang OL, saya pun tertarik dengan nama salah seorang teman saya yang ada di situ.<br />
Teman SMA saya berinisial THZ.<br />
Sudah cukup lama saya tidak berbincang ataupun mengobrol TOLOL bersama dia.<br />
Karena saya sedang cukup bosan juga, saya pun memulai chattingan dengan dia.<br />
Beginilah hasil percakapan yang timbul di antara kami berdua:</p>
<p>DAN, SEKALI LAGI, SEBELUM ANDA MEMBACA TERUS SEMAKIN KE BAWAH, SAYA SEKALI LAGI MEMOHON ANDA, UNTUK MEMPERGUNAKAN BAIK-BAIK KEDEWASAAN ANDA. Terima kasih.</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
woy!!<br />
TOL<br />
OL<br />
KON<br />
TOL<br />
OL<br />
KON<br />
TOL<br />
OL<br />
KON</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
parahhhh<br />
omongan gak di jaga<br />
peler !</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
eh, gw ngomong apaan Ted?<br />
gw kan mksdnya manggil loe Tololkon<br />
hahahahahhaa..<br />
AMPAS!!<br />
itu punya loe kgak di filter lagi bahkan<br />
wakakakakak..<br />
loe ikut minggu Ted? <em>(mksdnya di sini, hari minggu besok ada sebuah acara untuk teman-teman SMA saya)</em></p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
minggu ?<br />
bapaknya dipta ? <em>(FYI, memang ada salah seorang teman saya yang memiliki Bapak bernama Minggu, NO OFFENSE, just an explaination)</em><br />
gak gan<br />
gw masih tinggal bareng ortu gw</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
HAHAHAHAHA!!<br />
anjir, ampas loe Ted!!!<br />
gebleg!!<br />
wakakakakak..<br />
eh, seriusan, loe ikut ora?</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
gak gan<br />
senin masih ada uts gw<br />
lw ikut gan ?</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
kgak, gw ada tugas juga.. dan lagian, gw senin kuliah pagi.. gak ada transport biar gw bisa lgsg ciawi-Bdg di hari minggu<br />
hahahahaha..</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
loh ?<br />
kok lw ketawa Gan?<br />
ada yang lucu yah ?</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
TAHIK.. anjir, ampas loe Ted..<br />
itu udah refleks gw..<br />
klo ada apa2, pasti selalu nulis:<br />
hahahahaha..</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
ohhhh<br />
eh, kelamin lw masih laki2 kan ?</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
terakhir ngecek sih masih Ted..<br />
emang knapa gitu?<br />
loe gmana?</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
ohh, gapapa<br />
just to make sure aja</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
HAHAHAHA..<br />
eh, gambar2 loe yg Mr. Kontol dibuat lagi Ted.. <em>(jangan bertanya kepada saya seperti apa gambarnya, terlalu tidak senonoh, tetapi BRILLIANT!!)</em><br />
setelah gw pkir2, itu jenius jga</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
jangan Gan<br />
nanti bisa menyebabkan perang dunia ke-3</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
ampas, ngaruhnya dimana coba?</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
kadangkala kejeniusan harus ditutupi untuk menjaga perdamaian dunia</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
oh, okeh Pak Teddy..<br />
saya percaya dengan kata2 Bapak..</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
bagus<br />
besok kamu tolong lari bugil keliling ITB yah<br />
untuk membuktikan kepada dunia bahwa kamu masih 100% laki2</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
wah, Pak, tapi saya gak ngerti apa mksd Bapak..<br />
bagaimana klo Bapak mencontohkannya dulu dengan keliling fakultas teknik UI, Pak??</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
boleh<br />
nanti saya bugil keliling UI</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
baik Pak, klo Bapak sudah, berikutnya giliran saya..</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
saya ingin menunjukkan kepda dunia bahwa saya lelaki 100 %</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
SIAP PAK!!<br />
jangan lupa direkam Pak..<br />
dan di-upload ke Youtube!!!</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
oke !!</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
SAYA TUNGGU, VOYEUR!!!</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
andiamo, ciao bello bambino !</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
vul quaredo!! monsieur la poretto tor puerto!</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
gracias pour ammi</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
AMEN!</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
RAMEN&#8230;.<br />
see ya<br />
una bella citta</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
sayonara</p>
<p><strong>THZ:</strong><br />
asta dela bandiera</p>
<p><strong>Saya:</strong><br />
au revoir<br />
no comentto siar pia des</p>
<p>Dan begitulah, percakapan kami selesai.<br />
Sebenarnya, percakapan di atas tidak ada arti pentingnya, tidak lucu, dan tidak bermanfaat apapun juga.<br />
Bahkan, yang ada sebagian besar hanyalah bahasa-bahasa kotor dan lelucon ala lelaki.<br />
Tapi, yah.<br />
Mengapa saya menaruhnya di blog saya ini, bahkan tanpa di-edit ataupun di-sensor tulisannya sedikit pun?<br />
Karena sudah lama rasanya saya tidak menulis sesuatu yang terkesan &#8220;ceria&#8221; atau &#8220;ringan&#8221; di blog saya ini.<br />
Akhir-akhir ini rasanya isi blog saya hanyalah segala sesuatu yang berat, penuh depresi, seperti orang putus harapan, dll.<br />
Jadi, karena itu pula, saya jadi ingin menaruh post yang memang ringan.<br />
Tanpa ada maksud apa-apa, hanya ingin berbagi saja.<br />
Yah, terakhir, saya <strong>MOHON MAAF YANG SEBESAR-BESARNYA</strong> apabila percakapan di atas mengandung kata-kata yang tidak berkenan di hati (dan pastinya ada banyak sekali).<br />
Hanya saja, saya memohon kedewasaan dari anda sekalian, untuk SEKALI LAGI, dapat membedakan.<br />
Mana yang baik dan mana yang benar.<br />
Mana yang serius dan mana yang hanyalah lelucon belaka.<br />
Terima kasih.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/sanguinispleghmatis.wordpress.com/523/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=sanguinispleghmatis.wordpress.com&amp;blog=8837486&amp;post=523&amp;subd=sanguinispleghmatis&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sanguinispleghmatis.wordpress.com/2010/10/30/percakapan-di-tengah-malam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/72b33644e050dbac7764737488559ef8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sanguinispleghmatis</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
